LASUSUA – Kesigapan jajaran kepolisian kembali teruji dalam misi kemanusiaan di tengah laut. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Lasusua, AKP Adianto, SH., MH., tim gabungan Polres Kolaka Utara berhasil menyelamatkan dua nelayan yang terombang-ambing di perairan laut Desa Lanipa – nipa setelah kapal mereka diterpa angin kencang dan hantaman ombak hingga terbalik, Selasa (13/1) malam.
Panggilan Darurat di Tengah Badai,
Aksi heroik ini bermula saat salah satu korban, Sultan (39), berhasil menghubungi salah satu personel Polri sekitar pukul 18.00 Wita. bersyukur korban sempat mengamankan ponselnya didalam kantong plastik sehingga dapat digunakan untuk meminta bantuan darurat.
Laporan tersebut langsung direspon cepat oleh pihak Kepolisian. Hanya dalam waktu beberapa menit setelah laporan diterima, tepat pukul 18.30 Wita, AKP Adianto bersama personel Polres Kolut dan bantuan dari tim mancing mania KM. GEM langsung membelah ombak untuk mencari titik lokasi kapal yang tenggelam.
Misi Penyelamatan yang Menegangkan
Perjuangan polisi menyisir perairan dalam kondisi sudah gelap akhirnya membuahkan hasil. Petugas menemukan Sultan dan Nawang (40) sedang bertahan di lambung kapal yang sudah hampir tenggelam.
“Prioritas utama kami adalah memastikan kedua nelayan dalam kondisi selamat. Setelah posisi ditemukan, personel langsung melemparkan tali penyelamat untuk mengevakuasi korban ke atas kapal KM. GEM,” terang AKP Adianto.
Meski kedua nyawa nelayan berhasil diselamatkan tanpa luka serius, kapal milik korban mengalami kerusakan parah. Bagian sayap kapal ditemukan patah dan tenda kapal hancur. Seluruh alat pancing serta peralatan kapal pun dilaporkan hilang tenggelam.
Mengingat kondisi kapal yang sudah tidak layak jalan, personel Polri memutuskan untuk menarik kapal tersebut menuju dermaga.
Setelah proses evakuasi yang cukup menantang, sekitar pukul 19.30 Wita, personel Polri berhasil membawa kedua nelayan beserta kapalnya bersandar dengan selamat di Pelabuhan Kapal Lacaria Food lasusua
Aksi tanggap darurat ini mendapat apresiasi dari warga sekitar pelabuhan yang ikut memantau proses kepulangan para korban. Saat ini, kedua nelayan telah dipulangkan ke rumah masing-masing setelah dipastikan dalam kondisi stabil oleh petugas.










