Berita

Mengetuk pintu Langit : Cara Polres Kolaka Utara Tutup Tahun 2025 dengan kerendahan hati.

557
×

Mengetuk pintu Langit : Cara Polres Kolaka Utara Tutup Tahun 2025 dengan kerendahan hati.

Sebarkan artikel ini

KOLAKA UTARA – Di saat hiruk-pukuk persiapan perayaan malam pergantian tahun mulai terasa di sudut-sudut kota, suasana berbeda justru nampak di Masjid Polres Kolaka Utara. Bukan dengan kemeriahan suara petasan, jajaran kepolisian di ujung utara Sulawesi Tenggara ini memilih untuk bersimpuh, menundukkan kepala, dan melangitkan doa.

Pada Rabu siang (31/12/2025), Masjid Polres Kolaka Utara menjadi saksi bisu kekhusyukan ratusan personel Polri dan Bhayangkari dalam kegiatan Istighosah dan Doa Bersama. Mengusung tema besar “Dengan Niat Baik Menjadi Lebih Baik”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi diri sebelum melangkah ke tahun 2026.

Suasana Khidmat di Penghujung Tahun
Gema dzikir yang dipimpin oleh Imam Masjid Polres Kolut, Ustad Mustafiq, menyelimuti ruangan. Nampak hadir Wakapolres Kolaka Utara, Akbp Todoan Gultom, S.I.K, bersama seluruh jajaran pejabat utama dan pengurus Bhayangkari Cabang Kolaka Utara. Mereka duduk bershaf-shaf, melebur dalam doa yang sama: memohon keselamatan untuk bangsa dan negara.

Kapolres Kolaka Utara menekankan bahwa tugas polisi bukan sekadar menjaga keamanan fisik, melainkan juga menjaga amanah spiritual. “Kami menyadari bahwa sekuat apa pun upaya kami dalam menjaga keamanan masyarakat, tanpa rida dan perlindungan dari Sang Pencipta, tugas itu tidak akan sempurna. Doa bersama ini adalah bentuk penyerahan diri kami agar di tahun 2026 nanti, kami bisa menjadi pelayan masyarakat yang lebih tulus dan humanis,” ujar Akbp Todoan Gultom di sela-sela kegiatan.

Doa untuk Keselamatan Rakyat dan Petugas
Istighosah ini bukan sekadar rutinitas formalitas. Fokus utama doa bersama ini adalah memohon keselamatan bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya warga Kolaka Utara, serta perlindungan bagi para personel yang akan bertugas mengamankan malam pergantian tahun.

Masyarakat yang melihat momentum ini diharapkan dapat merasakan sisi humanis dari Polri—bahwa di balik seragam tegas mereka, terdapat sosok-sosok yang juga memohon kekuatan Tuhan untuk menjaga kedamaian di tengah masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung singkat namun sarat makna ini berakhir pada pukul 13.00 WITA dalam keadaan aman dan kondusif. Langkah ini menjadi pesan kuat bagi warga Kolaka Utara bahwa menyambut tahun baru tidak harus dengan euforia berlebihan, melainkan dengan memperbaiki niat untuk menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi sesama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *